# Pasti Menyusul Mati …

Semoga memberi manfaat bagi sahabat yang membacanya…

“20 – 50 tahun lagi facebook akan dipenuhi akun orang mati yang masih hidup tahun ini”

Akhir – akhir ini tanpa kita sadari alam mulai memberikan peringatan kepada kita semua..

Dari kota Medan, salah satu kota yang pernah aku tinggali bertahun-tahun, tempatku belajar dan menuntut ilmu, menemukan kekasih hati dan ku jadikan dia isteri Pebri Warita Pulungan semoga tetap menjadi bidadariku di dunia dan akhirat.

Mulai dari goncangan GEMPA yang sering terjadi dan di rasakan oleh kalian saudaraku yang berdomisili di tanah deli Kota Medan. Hingga maraknya status di media sosial tentang informasi gempa yang terjadi.

Tulisan di spanduk, baliho yang terpampang di sudut persimpangan lampu merah ajakan “AJAKAN SHALAT SUBUH BERJAMAAH”. Subhanallah.. teruslah menjadi baik..

Sampai dengan hari ini, jika kita tonton berita di tv tentang bencana banjir yang sedang menimpa di berbagai kota yang ada di Indonesia. Mungkin ini teguran? Peringatan alam dari Allah SWT kepada kita seluruh umat manusia. Semoga kita tidak lalai untuk selalu bersyukur dan memohon ampunan kepada sang pemilik alam semesta.

Sebuah tulisan yang saya baca bbrp hari lalu, juga menampar dan menyadarkan betapa lalainya aku sebagai manusia yang telah diberi kesempatan hidup sampai warna rambutku mulai berubah hitam menjadi keputihan karena uban.

Pada saat engkau mati, janganlah kau bersedih. Jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu, karena kaum muslimin akan mengurus jasadmu. Mereka akan melucuti pakaianmu, memandikanmu dan mengkafanimu lalu membawamu ke tempat yang baru, KUBURAN.

Akan ada banyak orang yang mengantarkan jenazahmu bahkan mereka rela meninggalkan pekerjaaanya demi ikut menguburkanmu. Barang-barangmu akan dikemas, kunci-kuncimu, kitab, buku, koper, sepatu, pakaian, sarung bahkan jam tangan dan Handphone. Jika keluargamu setuju barang-barang itu akan disedekahkan agar bermanfaat untukmu, atau dibuang agar engkau segera hilang dari kenangan.

Yakinlah, dunia dan alam semesta tidak akan bersedih dengan kepergianmu. Ekonomi akan tetap berlangsung, aktifitas tetap berjalan, anak anak dan keluargamu akan kembali tertawa, karena engkau kini telah tenggelam dalam episode kenangan. Posisi pekerjaanmu akan digantikan oleh orang lain, dan hartamu akan menjadi harta halal bagi ahli warismu, sedangkan kau akan masuk dalam babak baru, kau akan dihisab dan diperhitungankan dari harta dan amal kebaikanmu.

Ingatlah kawan, 20 – 50 tahun lagi FACEBOOK akan dipenuhi oleh akun orang mati yang masih hidup tahun ini, termasuk aku…

Mari kawan,
Ambil kaca masing-masing, apakah kita termasuk orang yang hanya sibuk mengejar dunia, dikejarrrrrr habis-habisan dan sudah tidak peduli halal atau haram? Dimana gengsi dan gaya hidup jadi tuhannya.. pamer kepada kawan dan tetangga begitu lezatnya…
Harta penuh riba juga terus digenggam, numpuk hutang bertahun-tahun sesak berlapis kebanggaan, dalam hati sumpek gelisah hidup dalam kehinaan. Nauzubillah….

Hari terus berlalu kawan,
Seandainya dunia yang kita kejar ini hanya untuk memuaskan materi, bakalan capeeeek luar biasa……

Kejarlah ampunan ALLAH, mumpung masih ada waktu dan kesempatan, tinggalkan yang haram dan meragukan, kejar yang halal penuh keberkahan.

Karena kita semua punya nomer urut antrian, dan misterinya gak harus nunggu tua duluan… banyak yang muda sudah berangkat di antar ke kuburan…

Kita selalu berusaha agar hidup kita enak, tapi kita sering lalai bagaimana supaya mati kita enak….

InsyaAllah nanti saya terusin nulis statusnya…

Wassalam….
Kota Apel

212-2017

Advertisements