“Orang yang punya akhlak tetapi tidak berkompetensi,tidak akan mampu bersaing. Sebaliknya, jika hanya punya kemampuan dalam berkompetisi tapi tidak memiliki akhlak,akan menjadi orang berbahaya”

Melalui sekolah dan pendidikan, kita berkesempatan besar mencetak generasi penerus yang lebih baik. Yang dibutuhkan adalah guru dan tenaga pendidik yang juga mampu berkompetisi tapi juga berakhlak. Maksudnya, bukan hanya pendidik yang sekedar tahu akhlak, melainkan memberi contoh bagaimana berakhlak yang baik.

Produk dari sekolah/kampus tertentu mencerminkan bagaimana guru dan tenaga pengajarnya. Jika lulusannya tidak mampu berkompetisi dan tidak berakhlak, sebenarnya seperti itu juga guru dan tenaga pengajarnya…

Alhamdulillah akhir januari 2016 diberi kesempatan sebagai narasumber untuk bersinergi bagi negeri dalam acara dialog khusus “Kejahatan Dunia Maya (Cybercrime)” di salah satu stasiun televisi (TVRI) Sumatera Utara ditayangkan secara langsung (live) Rabu 27 Januari 2016.
Ini menjadi salah satu moment indah dan catatan selama mengabdi menjadi seorang dosen muda di Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan Jl.H.M Joni Medan pada program studi Sistem Informasi.
Mencoba berkontribusi dan membagikan semangat bagi mahasiswa/i STTH-Medan.Dengan melibatkan mereka dalam acara. Pendidikan tidak membuat kita kaya, tetapi bagaimana dengan ilmu yang kita miliki bisa lebih bermanfaat untuk orang banyak. Jangan takut untuk berkompetisi.

Ada sebuah nasehat, jika ingin dihargai maka hargai terlebih dahulu dirimu sendiri. Hal ini mengajarkan bahwa kita harus terus berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dengan cara meninggalkan apa yang dilarang Allah SWT dan RasulNya, dan senantiasa mengerjakan yang telah diperintahkan di dalam islam.

Yuuuk perbaiki diri, muslim harus berakhlak dan berkompetensi.

Semangat berbagi,…menebar manfaat.

Advertisements